Lilis Yusniwati, Anggota DPRD Kota Cimahi, Terima Berbagai Aspirasi Warga dalam Piket Jaring Asmara


CIMAHI – Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Partai Demokrat, Lilis Yusniwati, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Bertempat di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Lilis melaksanakan agenda Piket Jaring Asmara pada Sabtu (21/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga dari berbagai kelurahan datang untuk menyampaikan keluhan dan permohonan bantuan terkait infrastruktur, kesehatan, hingga permasalahan lingkungan.

Infrastruktur dan Jalan di Padasuka & Setiamanah

Aspirasi pertama datang dari warga Kelurahan Padasuka. Pak Odang menyampaikan permohonan perbaikan jalan yang berlokasi di dekat area makam, tepatnya di wilayah RT 01 RW 15. Sementara itu, Pak Agus Maman juga mengharapkan adanya pengaspalan jalan di wilayah RT 02 RW 13 agar akses mobilitas warga menjadi lebih layak.

Keluhan BPJS dan Pengangkutan Sampah

Permasalahan sosial dan lingkungan disuarakan oleh Pak Endang dari Kelurahan Setiamanah. Beliau menyoroti masalah BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan dan berharap pemerintah dapat mengaktifkannya kembali melalui pendataan yang lebih akurat di tingkat RT/RW atau Kelurahan.

Selain itu, kondisi penumpukan sampah di Kelurahan Setiamanah menjadi perhatian serius. Minimnya armada mobil pengangkut sampah menyebabkan sampah sering terlambat diangkut. Warga juga menyampaikan kebutuhan sarana prasarana berupa blangkar (keranda/alat angkut) untuk tempat pemandian jenazah.

Masalah Banjir dan Rutilahu di Kelurahan Cimahi

Dari Kelurahan Cimahi, Endang Ruhiyat mengeluhkan masalah banjir yang kerap melanda wilayah Gang RT 03 RW 02. Meski sudah melapor ke pihak kelurahan, hingga kini belum ada solusi konkret karena terkendala izin atau persetujuan dari pemilik lahan/rumah terdampak.

Terakhir, dilaporkan adanya warga di RW 02 yang kondisi rumahnya sangat memprihatinkan—asbes bocor dan nyaris runtuh. Namun, karena rumah tersebut berdiri di atas tanah milik orang lain, warga berharap ada kebijakan khusus agar tetap bisa dimasukkan ke dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Tanggapan Lilis Yusniwati

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Lilis Yusniwati mencatat seluruh poin aspirasi untuk segera ditindaklanjuti.

"Semua aspirasi ini adalah amanah. Baik itu soal infrastruktur jalan, masalah sampah, hingga kendala administratif BPJS dan Rutilahu akan kami kawal dalam rapat-rapat di DPRD agar segera mendapatkan solusi dari dinas terkait," ujar Lilis di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan piket ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.