Wujud Nyata Kepedulian, Kang Anton Suratto Fasilitasi Kepulangan Warga Korban TPPO dari Kamboja



CIMAHI – Partai Demokrat kembali menunjukkan komitmennya dalam hadir di tengah kesulitan masyarakat. Kali ini, aksi nyata ditunjukkan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Anton Sukartono Suratto, yang berhasil memfasilitasi kepulangan seorang warga Jawa Barat yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.

Korban tersebut adalah Septi Surya Rusmana, warga Kampung Cibingbin, Desa Leuwigoong, Kabupaten Garut. Setelah sempat terlantar selama hampir dua bulan dan tertahan di luar negeri tanpa kepastian, Septi akhirnya bisa menghela napas lega dan kembali ke tanah air berkat bantuan akomodasi serta pengawalan dari Kang Anton (sapaan akrab Anton Sukartono Suratto).

Momen Haru di Depan KBRI

Dalam sebuah video singkat yang diambil di depan kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja, Rabu (4/3/2026), Septi mengungkapkan rasa syukur dan harunya.

"Alhamdulillah, saat ini saya sudah bisa pulang. Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Anton Sukartono Suratto yang telah membantu memfasilitasi dan membiayai akomodasi kepulangan saya," ujar Septi dengan nada penuh syukur.

Kolaborasi dan Gerak Cepat

Keberhasilan kepulangan ini tidak lepas dari kerja keras dan koordinasi intensif yang dilakukan Kang Anton dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Kamboja. Upaya ini memastikan seluruh proses administrasi dan pendampingan berjalan lancar hingga Septi dinyatakan aman untuk kembali ke Indonesia.

Septi juga memberikan apresiasi khusus kepada Ahmad Bajuri yang telah menjadi jembatan komunikasi sehingga masalahnya dapat segera direspon oleh pimpinan Partai Demokrat Jawa Barat.

"Semoga kebaikan Bapak Anton, Pak Ahmad Bajuri, dan semua pihak dibalas oleh Allah SWT. Semoga Pak Anton selalu sehat dan lancar dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk rakyat," pungkas Septi.

Demokrat: Selalu Ada Untuk Rakyat

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kader Partai Demokrat, khususnya di wilayah Jawa Barat, tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi bergerak secara konkret ketika ada warga yang terzalimi atau mengalami kesulitan di luar negeri.

Bagi keluarga besar Partai Demokrat Kota Cimahi dan Jawa Barat, kabar kepulangan Septi merupakan pengingat bahwa perlindungan terhadap warga negara adalah prioritas utama yang harus terus diperjuangkan. (rzk)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.